Late Post Survey #saveSinabung

by mylittlecanvas

25 Oktober kemarin saya dan teman-teman Turun Tangan Medan survey ke pengungsian Sinabung, tepatnya di desa Payung, salah satu desa terdekat kaki gunung yang masih berpenghuni. Perjalanan sekitar 2 jam dari kota Medan, melewati Brastagi berlanjut ke jalur Payung. Mendekati lokasi, udara berdebu mulai terasa, mengharuskan kami mengenakan masker untuk berjaga-jaga. Setelah transit sebentar di rumah Wila, salah seorang teman, kami pun lalu lanjut ke titik pengungsian dekat desa. Sebagian besar penghuninya berasal dari desa kaki gunung yang tidak memungkinkan untuk ditinggali lagi.

Keadaan camp tidak memadai, tenda pleton yang dibagi kapling per keluarga, dilengkapi dengan dapur umum sederhana. Yang paling parah adalah tidak adanya sumber air bersih. Warga biasa membeli air drum sampai 5x sehari, yang tentunya memakan biaya tidak sedikit. Untuk mandi dan mencuci dilakukan di aliran parit coklat yang entah mengandung apa. Mereka sudah berada di sana kurang lebih selama 3 bulan, waktu yang terlalu lama untuk disebut mengungsi. Semoga saja setelah kunjungan Pak Jokowi kemarin mereka segera direlokasi ke tempat yang lebih layak.

Erupsi yang terjadi memang tidak besar, namun terbilang sering. Sehari bisa 2-3 kali letusan terjadi, memuntahkan awan jamur bedebu dan terkadang hujan lumpur. Jangan berani melewati batas aman, karena sudah jatuh beberapa korban akibat terkena awan panas yang datang tiba-tiba.

DSC_0454

Gunung Sinabung dari kejauhan, tampak sebagian sudah tandus temakan lahar dan awan panas

Erupsi yang terjadi saat kami di desa Payung

Erupsi yang terjadi saat kami di desa Payung

1a

Banyak ladang warga yang sudah tidak produktif terkena abu. Tomat, jeruk, dan sebagainya berlubang-lubang sampai dalam. Sedangkan untuk mencari mata pencaharian lain mereka belum memiliki modal. Untungnya beberapa SD dan SMP di sekitar sana masih berjalan normal, walau anak-anak itu harus berjalan cukup jauh dari pengungsian.

Bantuan yang tidak memanjakan, itulah peer yang harus dipikirkan ke depannya. Semoga Turun Tangan Medan bisa menyalurkan dana yang terkumpul dengan bijak besok. 🙂

Tenda pengungsian

Tenda pengungsian

Air drum yang harus dibeli warga untuk memasak/minum

Air drum yang harus dibeli warga untuk minum/memasak

Advertisements