Semangat itu Memang Menular

by mylittlecanvas

“Kami… sang… JUARA !!!”

137 murid SD berkumpul di Putussibau dalam rangka HUT Putussibau yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2014. Ini bukanlah acara biasa. Untuk pertama kalinya diselenggarakan acara besar yang mengumpulkan anak-anak dari seluruh penjuru Kabupaten Kapuas Hulu untuk berkompetisi, mendapat ilmu, dan berinteraksi satu sama lain.

Festival Anak Kapuas Hulu.

Sebuah acara yang digagas oleh Pengajar Muda VI Kapuas Hulu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah. Latar belakang diadakannya Festival Anak Kapuas Hulu (FAKH) adalah menjawab permasalahan kurangnya daya saing dan kesempatan bagi siswa SD untuk menunjukkan kemampuannya, terutama anak-anak di pelosok daerah terpencil. Tujuan kami adalah memberi kesempatan yang sama bagi semua anak, mencoba mengatasi halangan infrastuktur akses jalan yang membuat banyak anak di pelosok tidak pernah menginjak ibu kota kabupaten, lebih-lebih kota provinsi. Ssetelah melalui proses yang panjang, akhirnya terkumpul peserta dari 15 kecamatan yang berjarak 2 sampai 12 jam perjalanan dari Putussibau.

FAKH dibagi menjadi 4 acara besar : Kapuas Juara, Kelas Inspirasi, Workshop melukis-menulis-mendongeng pada hari-1, serta Karnaval Anak pada hari-2.

1 copy

Kapuas Juara, Lomba Cerdas Cermat yang mengadopsi acara kuis Ranking 1

2 copy

Yuk tulis jawabannya dan angkat papannya!

Kelas Inspirasi, dari tentara, banker, tukang pos, sampai dokter datang untuk menyebarkan inspirasi pada anak-anak Kapuas Hulu. Profesi bukan hanya guru dan bidan saja ya nak, banyak mimpi untukmu di dunia ini :)

Kelas Inspirasi. Para tentara, banker, tukang pos, sampai dokter datang untuk bercerita dan menyebarkan inspirasi pada anak-anak Kapuas Hulu. Profesi bukan hanya guru dan bidan saja ya nak, banyak mimpi untukmu di dunia ini 🙂

Pak pemadam kebakaran tak ketinggalan turut serta membawa truk kebanggaannya. Anak-anak ditunjukkan atraksi semprotan selang raksasa juga loh!

Pak pemadam kebakaran tak ketinggalan turut serta membawa truk kebanggaannya. Anak-anak ditunjukkan atraksi semprotan selang raksasa juga loh!

Workshop mendongeng, ayo jangan malu tunjukkan ekspresimu!

Workshop mendongeng, ayo jangan malu tunjukkan ekspresimu

Workshop melukis, mari kita lestarikan motif Dayak yang mulai punah

Workshop melukis, mari kita lestarikan motif Dayak yang mulai punah

Dio, murid Jeffry yang ganteng dan bertalenta melukis

Dio, murid Jeffry yang ganteng dan bertalenta melukis

Akhir hari pertama, walau letih semua masih semangat

Akhir hari pertama @Rumah Adat Melayu Kedamin, walau letih semua masih semangat

Hari kedua kami pindah tempat ke Kantor Pemda untuk Karnaval Anak. Rombongan dipimpin oleh Marching Band SMA 2 dan sumbangan barongsai dari Kodim, serta ditutup oleh mobil pintar. Anak-anak tampak meriah dalam kostum adat daerah masing-masing atau profesi impian mereka. Dilepas langsung oleh Pak Lai, Bupati Kapuas Hulu, iring-iringan berangkat menyusuri jalan protokol utama Putussibau.

10 copy

11 copy

12 copy

Let's go!!!

Let’s go!!! Kami.. sang… JUARA!!!

13 copy

Di perjalanan anak-anak mampir untuk menyampaikan 'surat harapan' pada masyarakat. Ada yang sudah berani, yang malu-malu pun belajar untuk berani

Di perjalanan anak-anak mampir untuk menyampaikan ‘surat harapan’ pada masyarakat. Ada yang sudah berani, yang malu-malu pun belajar untuk berani

Para peserta dari Suku Dayak

Para peserta dari Suku Dayak pedalaman

Peserta dari Suku Melayu pesisir

Peserta dari Suku Melayu pesisir

16 copy

Murid2 SD kota yang tidak memiliki baju adat keluarga lagi

Selesai Karnaval peserta dan pendamping masuk ke kantor Dinas Pendidikan untuk pembagian hadiah dan penutupan. Selamat untuk semuanya!!!

 

20 copy

Pak Bulin dari bidang TK/SD Disdikpora Kapuas Hulu

21

Sayang acara harus berakhir,, selamat pulang ke desa masing-masing.. Sampai jumpa di FAKH selanjutnya!

Selain untuk anak-anak, FAKH juga jadi acara pertama yang melibatkan panitia dari gabungan OSIS SMA2 Putussibau dan memberikan pengalaman lapangan untuk mereka. Acara ini tidak bisa berjalan lancar tanpa kalian. Love you gengs!

Uyeah foto behind the scene! Selain untuk anak-anak, FAKH juga jadi acara pertama yang melibatkan panitia dari gabungan seluruh OSIS SMA Putussibau dan memberikan pengalaman lapangan untuk mereka. Acara ini tidak bisa berjalan lancar tanpa kalian. Love you gengs!

Dengan dana minim dan waktu terbatas, di luar dugaan acara berlangsung sukses dan meriah! Para peserta terlihat antusias dan bersemangat, panitia dan banyak pihak yang membantu secara sukarela pun turun tangan secara maksimal (so thank you for that!). Guru-guru, dinas, pemda, dan masyarakat yang melihat pun jadi tergerak. Bahkan di acara pisah sambut kami Pak Sekda menjanjikan keterlibatan stakeholder daerah yang lebih besar di dunia pendidikan, sesuatu yang membuat kami haru bahwa gerakan ini semakin hari semakin menampakkan hasil. PM VIII lalu menceritakan kalau itu bukan sekedar ucapan- syukurlah!

Bukan hanya di tataran stakeholder formal, komunitas setempat seperti PAC (Putussibau Art Community), Menyadik Art, dan Osis SMA seolah ‘kecanduan’ untuk ikut mengadakan berbagai kegiatan yang mengajak masyarakat lebih memperhatikan pendidikan. Sebut saja Kapuas Membaca dan #iuRUN yang diselenggarakan bulan ini.

Kebaikan itu menular, kalimat Pak Anies yang selalu terngiang di kepala kami. Semangat, optimisme, dan sumbangsih konkrit pasti dapat membuat Indonesia jadi semakin baik. Dan seperti kata beliau, aku ingin dengan bangga suatu hari kelak berkata pada anakku : “negara kita memang belum sempurna sayang, tapi ibumu tidak menyerah dan hanya menjelek-jelekkan pemerintah. Ibu memilih untuk ikut berbuat kebaikan dan menularkannya. Bila saat ini situasi masih buruk, giliran generasimu untuk meneruskan kebaikan itu..

Advertisements