Merry Christmas 2012!

by mylittlecanvas

Untaian ribuan lampu menyambut tatapan kami kala memasuki gedung suci itu. Rangkaian cemara dipenuhi bola-bola ungu, berpadu dengan lilin beralaskan mawar merah memenuhi sepanjang dinding. Di depan altar tampak beberapa orang memainkan saxophone diiringi pukulan drum. Meriah, mencolok mata. Namun berlebihan.

Bukankah Natal adalah tentang menyambut seorang anak manusia yang lahir dalam kesederhanaan? Dalam gubuk tengah padang rumput, berdasar palungan dan beratapkan bintang-bintang. Sebuah keluarga kecil yang hanya ditemani kawanan ternak dan beberapa gembala. Merayakan seorang bayi yang kelak akan mengubah dunia dengan damai dan kasih-Nya.

Entahlah dengan Natal yang seharusnya jatuh pada bulan april, atau 25 Desember sebenarnya merupakan peringatan Dewa Ra. Yang jelas Natal dengan suksesnya telah menjadi produk kapitalis bermandikan benda-benda material mahal. Tumpukan kado, pohon natal yang benderang, seekor kalkun di atas meja, dan sebotol sampanye menjadi gambaran hari Natal ideal. Woops,, tak cukup di rumah masing-masing ternyata, rumah-Nya pun turut dijadikan cerminan kemewahan duniawi.

Tapi rupa-rupanya aku pun terjebak dalam euforia Natal. Dengan gembira kuterima hadiah bersalut kertas merah, menikmati santapan dengan lahap, dan turut menghias pohon dengan riang. Aih, memang banyak protes saja kau lor..! Anyway,, MERRY CHRISTMAS EVERYBODY!!! 😀

xmas1

Advertisements