Akhirnya luluss!!!

by mylittlecanvas

Semuanya berawal dari beberapa langkah kecil.

Agustus 2007. Ribuan mahasiswa tampak bergerombol memenuhi pelataran berlapis beton. Banyak diantaranya yang terlihat bercakap dengan akrab. Sudah saling mengenal mereka rupanya.

Si gadis termenung. Betapa berbeda suasana ini dengan lingkungan sekolahnya dulu. Dulu dia leluasa mengobrol dengan sekelilingnya. Bahasa yang sama, budaya yang sama, bahasan yang sama. Tidak ada yang mengenakan kain penutup kepala, sesuatu yang menyulitkan karena membuat mereka semua tampak serupa. Tidak ada pula yang mengacuhkan tangannya seperti lelaki tadi yang menolak bersalaman. Dasar aneh, pikir si gadis bingung.

Lambat laun si gadis mulai belajar, dan semakin lama dia semakin menikmati kehidupan di tempat baru ini. Perbedaan menjadi perbincangan nikmat, dan pertentangan seolah candu yang memperamai keadaan. Segalanya begitu dinamis, menggairahkan, dan menantang. Ternyata tidak sulit menerima perbedaan. Teriakan “Woy Cina!” bukan berarti sara, justru menjadi panggilan akrab dari orang-orang menyebalkan tapi bikin kangen itu.

TPB FSRD, penyambutan masyarakat, komsel, wisudaan, rugby, Juned, Sila, Handoko, Candyland, Yunani, Ice Age, Retro, Sufi, Cahabats, PS ITB, pra-Inisiasi, baligho gajah, Pintu, KMSR, Bramakarta, wali, GALI, Meniru, fancy night, fancy siang, pameran TA, PSIK, tatib, ProKM, sekre bau TVST, PSB, ITB Fair, swasta, Pasar Seni 101010, Biotronik Art, geng Rinjani, Merapi, Jogja, Rubel Sahaja, TA ga beres-beres..

14 Juli 2012. Semua memori melintas sesaat di pikiran si gadis. Tak terasa hampir lima tahun telah berlalu semenjak pertama kali dia melihat lambang si gajah duduk lekat-lekat, memastikan pengumuman penerimaan itu memang benar.

Lima tahun. Waktu yang terasa sesingkat kedipan mata, namun membawa kenangan yang tak terlupakan. One of the best part in my life.. ๐Ÿ™‚

Thanks guyss!! :’))

Advertisements