Melankolia

by mylittlecanvas

KMSR. Keluarga Mahasiswa Seni Rupa.

Selama hampir 5 tahun berada di kampus ini, kehidupan saya tidak lepas dari nama di atas. Sejak kaderisasi tingkat TPB, lanjut menjadi wali, tatib, swasta, sampai swasta tua seperti sekarang, KMSR selalu memberikan ribuan kisah, baik itu menyenangkan, menyedihkan, menjengkelkan, menghibur, dan sebagainya. Termasuk saat-saat inisiasi.

Inisiasi merupakan pintu gerbang bagi tpb untuk melangkah ke tahap selanjutnya dalam gedung FSRD, dimana mereka dianggap sudah layak untuk diterima oleh masyarakat setelah menjalani proses kaderisasi nyaris setahun penuh. Meskipun acapkali tahap ini seolah malah menjadi titik akhir, bukan titik awal seperti seharusnya, setidaknya menurut saya cerita dan kisah yang terjadi saat inisiasi menjadi kenangan yang berharga sampai sekarang.

Mulai dari 2 minggu masa pra-inisiasi yang diisi oleh berbagai kostum dan kegiatan seperti rugby di lapmir, upacara bendera di gerbang depan, membuat baligho raksasa dari hasil pengabdian masyarakat, acara memasak yang berujung perobekan baligho dan insiden cutter, men’tatib’ tatib, UAN boong-boongan, serta banyak lagi.

Begitu juga hari H yang berisi banyak cerita; mulai ‘penderitaan’ dikerjai di berbagai pos, sampai kaos kaki stroberi yang dikenakan sang ketua angkatan saat memasang bendera di tiang bambu.

Menurut saya itulah yang penting kawan, momen.

Dan jujur saja, kemarin malam saya merasa kasihan dengan tpb yang baru diterima. Entah alasan apapun yang membuat mereka tidak diterima dengan cara biasa, baik itu alasan internal dan eksternal, setidaknya bila ingin melakukannya dengan cara yang berbeda, buatlah sesuatu yang berkesan!

Para tpb itu tidak mengalami ritual penyerahan bendera dari satu angkatan ke angkatan lainnya, penyerahan badge yang meskipun hanya simbolisasi, namun buat saya adalah sesuatu yang menyenangkan, sebuah penghargaan. Para alumni dan angkatan atas pun hanya sedikit terlihat, entah karena kurang informasi atau telanjur tidak peduli. Bahkan inisiasi 2 tahun lalu meskipun kacau, namun justru menunjukkan kepedulian banyak senior yang berjuang untuk meneruskan sebuah semangat, entah apapun bentuknya semangat itu.

Maaf kalau ini hanya penilaian sepihak, saya mungkin memang tidak terlalu aktif di KMSR, dan saya tidak ingin men-judge bagaimana sudut pandang para junior saat ini terhadap himpunan ini, saya hanya ingin menuliskan pendapat subjektif mengenai malam kemarin.

Foto 2 tahun lalu, soalnya gw ga punya yang 4 tahun lalu

Sepertinya gw orang yang terlalu terjebak sentimental masa lalu, tetapi KMSR itu tentang cerita, dan momen. And tonight? Well.. -_-‘

Dan saya benar-benar kangen cerita-cerita di masa lalu.

Advertisements