Catatan Perjalanan Waisak 2012 di Jogja part #2

by mylittlecanvas

Hujan turun cukup deras saat kami masih di tengah perjalanan. Namun dengan penuh semangat peserta pawai terus melanjutkan acara. Sampailah kami di Candi Borobudur sekitar jam 4 sore.

Upacara di Candi Borobudur terbuka bagi siapapun, tapi sebaiknya ikuti saja arak-arakan. Selain bisa masuk dengan bebas, kami pun tidak perlu membeli tiket masuk (perbedaan 30 rb yang lumayan, hehe).

Arak-arakan masuk ke kawasan Borobudur, lalu terus ke gerbang paling ujung menuju pelataran datar yang dialasi karpet berwarna kuning. Tampak patung Buddha emas raksasa yang berdiri megah di panggung, tak ketinggalan meja penuh sesaji di depannya. Para biksu kembali mengadakan upacara doa. Disana juga terdapat tempat air suci, dimana para peserta boleh menyiram air penuh taburan bunga ke sebuah patung kecil berwarna hitam.

Selesai upacara, para biksu bubar menuju tenda majelis yang terletak di bawah tangga Borobudur. Berhubung hujan masih cukup deras dan kelompok kami telanjur berpencar ria, saya dan seorang teman saya memilih untuk menunggu di pelataran.

Tips utama : jangan sampai terpisah dari teman anda. Sinyal lumayan susah didapat, mungkin karena ramainya orang disana. Atau bawa baterai handphone cadangan, karena entah kenapa batre kami semua cepat habis, bahkan jam 5 sore saja hanya tinggal empat hp yang masih menyala.

Akhirnya setelah berjam-jam pencarian dan banyak kesalahpahaman, kami berhasil juga kumpul full team. Fiuhh..

Tim kali ini: Naya, Jaka, Putri, Laura, Ahu, Tico, Wendy, Kintan, Asep, Ncit, Fino

Tips lainnya, di kawasan Borobudur sulit ditemukan penjual makanan. Paling hanya ada di museum yang letaknya cukup tersembunyi. Bila ingin mengikuti acara dari pagi, sebaiknya membawa bekal seperti nasi bungkus agar tidak kelaparan sampai malam, karena biasanya pasti bakal mager keluar lagi bila sudah ada di dalam (pengalaman pribadi ;p).

Selesai ritual di tenda masing-masing majelis, upacara kembali dilanjutkan di panggung utama. Sambil menunggu kami memutuskan membeli sebuah lampion untuk diterbangkan bersama (harganya 100.000/lampion).

Entah akibat hujan atau bagaimana, acara malam bisa dibilang sangat ngaret. Menurut jadwal jam 7 malam seharusnya acara pelepasan lampion dimulai, tetapi sampai jam 9 malam upacara di panggung tak kunjung usai. Namun saya menikmati upacara yang sebagian besar berisi semedi dan bacaan doa-doa. Meskipun tidak mengerti bahasanya (dari Cina sampai Thailand), rasanya menyenangkan ikut duduk tegak dan bernafas teratur sembari mencoba mengosongkan pikiran di tengah keramaian.

Kurang lebih jam setengah sepuluh, barulah upacara selesai, disambung oleh ritual mengelilingi Borobudur sebanyak 3 kali sambil membawa lilin.

Selesai ritual, akhirnya acara pelepasan lampion yang kami tunggu-tunggu dimulai juga. Seribu lampion dilepaskan ke angkasa sedikit demi sedikit. Kami takjub melihatnya, pusaran ratusan lampion yang semakin lama semakin tinggi sangat indah terlihat. Titik-titik terang berterbangan dilatar belakangi Buddha raksasa dan Candi Borobudur, serta disambut bulan purnama di langit.

Sehabis berdesak-desakan untuk mengambil lampion, kami mulai menyalakan api di sumbu, menanti saat lampion kami mulai mengembang perlahan.. semakin besar.. dan YEAH!! Lampion kami sukses terbang bebas ke langit lepas, bergabung dengan lampion-lampion lainnya membentuk harmoni cahaya.

Acara berakhir hampir tengah malam. Tips terakhir, bagi anda yang tidak membawa kendaraan pribadi, sebaiknya memastikan transportasi pulang bila tidak ingin menunggu sampai pagi. Angkutan umum dari Borobudur menuju Jogja berakhir sekitar pukul 10 malam. Sebenarnya di pintu keluar bertebaran jasa ojek, namun ya begitulah, harganya sangat tidak cocok buat kantong backpacker. Kami tadinya ingin menginap di mesjid, tetapi ternyata mesjid di sekitar candi dikunci waktu malam. Untunglah kami bertemu dengan rombongan mahasiswa UII yang berbaik hati memberi tumpangan kepada kami. God really bless us! 😀

Demikianlah catatan perjalanan saya. See ya next trip! Hope you guys have a nice journey too!

Advertisements