Sekecap Asa

by mylittlecanvas

“Bagaimana hari ini? Ada cerita baru?”

“Ya begitulah,” jawabmu. “Biasa, sibuk ngerjain TA.”

Aku menatapmu. Seperti biasa, jawabanmu singkat dan monoton. Terkadang diselipi sedikit bumbu memang, namun rasanya masih agak hambar untukku.

“Sudah sampai mana progresnya?”

“Hmm, lumayanlah.”

Ah. Lagi-lagi jawaban singkat seperti itu.

Dasar kamu yang pendiam. Seorang manusia introvert yang rajin dan selalu tepat waktu, terlihat nyaman dalam rutinitas statis yang lurus.

Tapi aku menyukainya. Ya, aku suka obrolan kecilmu, aku suka caramu tertawa tersipu, aku suka heningmu.

Sedikit salah paham membuatmu sempat menjauh, tapi toh saat si salah paham itu sudah pergi kau mendekat lagi.

Dan itu membuatku bahagia.

Cinta bukan hanya di mata
Cinta hadir di dalam jiwa
Biarlah salah di mata mereka
Biar perbedaan terlihat antara kita

(Iklim-Suci Dalam Debu)

Advertisements